Kajen – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, mengikuti kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).
Kegiatan tersebut berlangsung pada 15–19 April 2026 di Magelang, Jawa Tengah, dan diikuti oleh Ketua DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia.
KPPD merupakan program strategis untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para pimpinan DPRD, khususnya dalam menghadapi dinamika pemerintahan dan pembangunan daerah yang semakin kompleks.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai materi terkait kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, serta penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Materi disampaikan oleh narasumber dari Lemhannas RI, TNI, Polri, dan sejumlah kementerian/lembaga.
Drs. H. Abdul Munir menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat besar dalam menunjang pelaksanaan tugas DPRD.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan memperkuat peran kami dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di daerah,” ujarnya.
Drs. H. Abdul Munir berharap, hasil dari kegiatan tersebut dapat diimplementasikan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Pekalongan agar semakin selaras dengan kebijakan nasional.
Dengan mengikuti KPPD, pimpinan DPRD diharapkan mampu meningkatkan kualitas kepemimpinan serta memperkuat peran strategis lembaga legislatif dalam pembangunan daerah.
Selasa, 21 April 2026
Kamis, 16 April 2026
Kamis, 16 April 2026
Kamis, 16 April 2026
Selasa, 7 April 2026
Kajen – Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026, Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan apel pada Selasa (21/4/2026) di halaman Kantor DPRD Kabupaten Pekalongan. Apel tersebut mengangkat tema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi”, sebagai refleksi atas nilai perjuangan dan pemikiran R.A. Kartini yang terus relevan dalam kehidupan bermasyarakat dan birokrasi saat ini.
Apel dipimpin oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Pekalongan, Haryanto Nugroho, S.STP., M.A.P., serta diikuti oleh jajaran kepala bagian dan staf Sekretariat DPRD. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan.
Melalui peringatan ini, seluruh jajaran Sekretariat DPRD diharapkan mampu meneladani semangat Kartini dalam menjalankan tugas, khususnya dalam menjunjung nilai kesetaraan, profesionalisme, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik bagi lembaga dan masyarakat.
Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 menjadi pengingat bahwa semangat Kartini adalah energi yang terus hidup dan mengalir dari generasi ke generasi. Nilai keberanian, kepedulian, dan pengabdian yang diwariskan Kartini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi aparatur Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan.
Selasa, 21 April 2026
Kajen – Pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Kerja dalam rangka komitmen dukungan penanganan operasional pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Kabupaten Pekalongan, Selasa (14/4/2026). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD dan dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, serta dihadiri jajaran pimpinan DPRD.
Rapat kerja ini turut dihadiri oleh unsur perangkat daerah, antara lain Sekretaris DPRD, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, BPKD, Dinas Perkim LH, DPU TARU, serta Bapperida Kabupaten Pekalongan.
Membuka rapat, Ketua DPRD menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Pekalongan mendukung keberlanjutan pembangunan dan operasional PSEL sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan derajat kesehatan masyarakat.
“Koordinasi antar stakeholder sangat penting, terutama untuk program yang menyangkut langsung kesejahteraan masyarakat,” tambah ketua DPRD.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa program PSEL merupakan program prioritas pemerintah pusat yang diturunkan ke tingkat provinsi hingga daerah.
“Pembahasan terkait program PSEL masih terus berlanjut dan memerlukan dukungan serta sinergi dari semua pihak,” ujarnya.
Menutup rapat, Ketua DPRD kembali menegaskan bahwa penanganan sampah yang telah berjalan akan menjadi prioritas bersama, seiring dengan komitmen mendukung pengembangan PSEL di Kabupaten Pekalongan. Rapat kerja diakhiri dengan penyerahan surat dokumen dari Ketua DPRD kepada Sekretaris Daerah
Selasa, 14 April 2026
Karanganyar – Semangat kebersamaan menyelimuti Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, saat keluarga besar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Pekalongan menggelar acara Halal Bihalal pada Minggu (05/04/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh-tokoh sentral Kabupaten Pekalongan.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir, menghadiri acara Halal Bihalal IPHI Kabupaten Pekalongan. Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan tersebut disambut hangat oleh panitia dan para jamaah yang memadati lokasi acara.
Selain Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, SS., MS., didampingi sang istri, Hj. Galuh Kirana., juga tampak hadir memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif. Acara ini menjadi panggung penting dalam memperkokoh hubungan antara pemerintah (umara) dengan para ulama dan tokoh agama.
Sejumlah tokoh penting lainnya yang turut hadir dalam daftar undangan antara lain KH. Tajuddin Shorih Ketua MUI Kabupaten Pekalongan, Hj. Sumarwati Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. Asrofi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan dan Prof. Dr. KH Sam’ani Sya'roni, M.Ag. selaku penceramah.
Dalam tausiyahnya, Prof. Dr. KH Sam’ani Sya'roni mengingatkan para anggota IPHI agar senantiasa menjaga predikat haji mabrur melalui aksi nyata di masyarakat. Senada dengan hal tersebut, Plt. Bupati H. Sukirman dalam sambutannya menekankan pentingnya peran IPHI dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang keagamaan dan sosial.
"Halal Bihalal ini adalah momen yang tepat bagi kita untuk saling memaafkan dan menyatukan visi. Saya berharap IPHI terus menjadi teladan dalam menebar kedamaian dan kerukunan di Kabupaten Pekalongan," tutur Drs. H. Abdul Munir.
Ketua DPRD, Drs. H. Abdul Munir, juga mengapresiasi kekompakan pengurus IPHI yang mampu menyelenggarakan acara dengan tertib dan khidmat. Baginya, kehadiran tokoh-tokoh daerah di Desa Kayugeritan ini menunjukkan komitmen bersama dalam membina kerohanian masyarakat.
Acara ditutup dengan sesi bersalaman dan ramah tamah yang diikuti oleh seluruh tamu undangan dan pengurus IPHI, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di awal bulan Syawal ini.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, mengapresiasi peran IPHI yang selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan mental dan spiritual warga di Kabupaten Pekalongan.
"Kegiatan seperti ini sangat positif untuk menjaga kerukunan. IPHI bukan sekadar wadah berkumpul, tapi juga motor penggerak kebaikan di tengah masyarakat Kabupaten Pekalongan," ujar Drs. H. Abdul Munir di sela-sela acara.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar tamu undangan. Suasana hangat menyelimuti Desa Kayugeritan seiring dengan harapan agar nilai-nilai haji mabrur dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan daerah.
Minggu, 5 April 2026
Kedungwuni – Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam mendukung penuh gerakan literasi di Kota Santri. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Halal Bihalal Pegiat Literasi dan Diskusi Tematik yang diselenggarakan oleh Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Kabupaten Pekalongan, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Baca Pintar, Gg. Masjid No. 17, Kedungwuni Timur ini, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, SS., MS. serta Plt. Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpus) Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya Drs. H. Abdul Munir memaparkan betapa krusialnya peran DPRD dalam menentukan arah kebijakan literasi melalui tiga fungsi utamanya dalam Pembentukan Peraturan Daerah (Legislasi) menyusun regulasi yang memberikan payung hukum kuat bagi keberlangsungan taman baca dan aktivitas literasi.
Penganggaran (Budgeting) dalam Memastikan alokasi anggaran yang proporsional untuk penguatan infrastruktur literasi hingga ke tingkat desa. Dan Pengawasan (Controlling) dalam Memantau pelaksanaan program-program literasi agar tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
"DPRD bukan sekadar lembaga politik, tapi juga motor penggerak pembangunan sumber daya manusia. Melalui fungsi penganggaran dan pengawasan, kami berkomitmen penuh agar literasi menjadi gaya hidup masyarakat Kabupaten Pekalongan," ujar Drs. H. Abdul Munir
Ketua FTBM Kabupaten Pekalongan, Yoga Rifai Hamzah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran para pimpinan daerah dalam forum diskusi tersebut. Menurutnya, sinergi antara pegiat literasi di akar rumput dengan pemegang kebijakan sangat diperlukan untuk membedah tantangan literasi di era digital.
Plt. Bupati Pekalongan, H. Sukirman, juga menambahkan bahwa pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan FTBM untuk memperluas akses bacaan bagi anak-anak dan remaja di pelosok kabupaten.
Para pengelola Taman Baca Masyarakat (TBM) berkesempatan menyampaikan aspirasi langsung kepada Ketua DPRD dan Plt. Bupati terkait kendala operasional dan inovasi program yang tengah dijalankan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan pegiat literasi semakin solid demi mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang lebih cerdas dan berwawasan luas.
Sabtu, 4 April 2026