DPRD Kabupaten Pekalongan
Rabu, 26 Agustus 2026
Kajen - Empat abad lebih perjalanan Kabupaten Pekalongan bukan sekadar catatan tentang usia sebuah daerah. Di dalamnya tersimpan jejak sejarah, perjuangan para pendahulu, dinamika pemerintahan, serta harapan yang terus tumbuh dari generasi ke generasi.
Semangat itu terasa dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan, Selasa (25/8/2026) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan.
Rapat paripurna dihadiri Plt. Bupati Pekalongan, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, kepala perangkat daerah, para camat, pimpinan instansi vertikal, BUMN dan BUMD, pimpinan partai politik daerah, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.
Sejumlah tamu kehormatan turut hadir, di antaranya Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi RI Dr. H. Arsul Sani, S.H., M.Si., Pr.M., Anggota DPR RI Drs. H. Bisri Romly, M.M., H. Sofwan Sumadi dari Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, Bupati Pekalongan periode 2001–2006 dan 2011–2016 Drs. H. Amat Antono, M.Si., Bupati Pekalongan periode 2016–2021 sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan periode 2004–2009 dan 2009–2014 H. Asip Kholbihi, S.H., M.Si., serta Wakil Bupati Pekalongan periode 2006–2011 Ir. H. Wahyudi Pontjo Nugroho, M.T.
Sebelum rapat dimulai didahului dengan prosesi penyerahan kembali Lambang Kabupaten Pekalongan dari Plt. Bupati H. Sukirman, S.S., M.S. kepada Ketua DPRD Drs. H. Abdul Munir.
Lambang Kabupaten Pekalongan bukan sekadar lambang yang dibawa dalam sebuah prosesi. Di dalamnya melekat identitas daerah sekaligus semangat, kehormatan dan tanggung jawab untuk menjaga Kabupaten Pekalongan serta melanjutkan cita-cita pembangunan dari masa ke masa.
Rapat kemudian dibuka dan dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir. Dalam rangkaian awal rapat, Wakil Ketua DPRD H. Sumar Rosul, S.I.P., M.A.P. membacakan sejarah Hari Jadi Kabupaten Pekalongan.
Pembacaan sejarah pada momentum Hari Jadi ke-404 memberikan ruang bagi seluruh peserta untuk kembali menengok perjalanan Kabupaten Pekalongan. Sejarah mengingatkan bahwa daerah ini tidak terbentuk dalam satu waktu, melainkan melalui proses panjang yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Setelah pembacaan sejarah, suasana peringatan dilanjutkan dengan mendengarkan Hymne Kabupaten Pekalongan.
Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi RI Dr. H. Arsul Sani, S.H., M.Si., Pr.M., dalam sambutannya menilai Kabupaten Pekalongan memiliki perjalanan sejarah yang penting untuk terus diwariskan kepada generasi muda.
“Sejarah Kabupaten Pekalongan ternyata punya sejarah yang hebat. Ini bisa menjadi pengetahuan bagi semua anak-anak kita, bisa menjadi materi atau sebagian dari materi pelajaran sejarah atau muatan lokal, sehingga anak-anak kita tahu sejarahnya,” ujarnya.
Sementara itu, Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S. menyampaikan sejumlah perkembangan positif pembangunan daerah. Menurutnya, Indeks Pembangunan Manusia serta pelayanan pendidikan dan kesehatan Kabupaten Pekalongan berada pada posisi menengah ke atas di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Di sisi lain, angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka menunjukkan penurunan. Kondisi tersebut didukung oleh kreativitas ekonomi masyarakat, pertumbuhan sektor industri seperti PT HWI, serta kontribusi para pengusaha lokal dan dunia usaha.
Meski demikian, pembangunan infrastruktur masih menjadi perhatian. Perbaikan ruas jalan yang rusak dan irigasi, disebut masih menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. Pemerintah daerah bersama DPRD sepakat memberikan perhatian lebih terhadap sektor tersebut dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur pada 2027.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan pengelolaan APBD berlangsung secara transparan sehingga setiap kebijakan dan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Setiap rupiah yang ada di APBD Kabupaten Pekalongan ini betul-betul harus bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan. Tidak ada satu pun yang bocor dan tidak berguna bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tegasnya
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan H. Moh. Irkham, S.Ag., M.Pd.I.
Sebagai penanda peringatan Hari Jadi ke-404, dilaksanakan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir yang kemudian diserahkan kepada Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman dan Anggota DPR RI Drs. H. Bisri Romly.
Di tengah peringatan Hari Jadi, tumpeng menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Kabupaten Pekalongan selama 404 tahun. Lebih dari sekadar tradisi, prosesi tersebut mencerminkan harapan agar kebersamaan antara pemerintah, DPRD, tokoh masyarakat dan seluruh elemen daerah terus terjaga dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Rapat Paripurna Hari Jadi ke-404 Kabupaten Pekalongan kemudian ditutup oleh Ketua DPRD Drs. H. Abdul Munir dan dilanjutkan dengan mendengarkan Mars Kabupaten Pekalongan sebagai penutup rangkaian acara.
(Humas Setwan)