DPRD Kabupaten Pekalongan
Kamis, 26 Maret 2026
Kajen – DPRD Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pekalongan Akhir Tahun Anggaran 2025, Kamis (26/3/2026), bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan.
Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir, serta dihadiri oleh Plt. Bupati Pekalongan, unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Membuka rapat, Ketua DPRD menyampaikan ucapan Idulfitri kepada seluruh peserta rapat, “Kami segenap keluarga besar DPRD dan Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan mengucapkan Taqabbalallahu minna wa minkum, minal ‘aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin, Selamat Idulfitri 1447 Hijriah,” ujarnya.
Agenda rapat dilanjutkan dengan Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pekalongan Akhir Tahun Anggaran 2025 oleh Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman, S.S., M.S.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Ia berharap momentum Idulfitri dapat semakin mempererat sinergi.
“Perlu kami sampaikan bahwa data keuangan yang kami paparkan pada hari ini masih merupakan data unaudited atau belum diaudit oleh BPK RI. Adapun laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang telah diaudit akan kami sampaikan melalui rapat paripurna tersendiri,” jelasnya.
Dalam laporannya, disampaikan sejumlah capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Pekalongan sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan tercatat sebesar 5,88%, meningkat 0,80% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 8,05 %, turun dari 8,95% pada tahun 2024. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,71%, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka menurun menjadi 3,24%. Tingkat inflasi daerah juga relatif terkendali di angka 2,83%.
Dari sisi APBD, realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2025 mencapai Rp2,33 triliun atau 96,52% dari target, sedangkan realisasi Belanja Daerah mencapai Rp2,33 triliun atau 93,87% dari rencana. Dengan demikian, terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp68,43 miliar.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga meraih berbagai prestasi, di antaranya Penghargaan Mandaya Award 2025, predikat Pelayanan Publik “Sangat Baik” untuk RSUD Kajen, serta Juara I Penurunan Stunting se-Jawa Tengah.
“Sekarang tinggal bagaimana kita melakukan introspeksi, mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat, serta benar-benar memperhatikan aspirasi masyarakat, yang kita rasakan sendiri ketika kita melalui berbagai ruas jalan yang ada di Kabupaten Pekalongan, kita tentu saja cukup prihatin bersama,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa capaian indikator kinerja harus diimbangi dengan kualitas pelayanan dasar, khususnya infrastruktur.
“Pencapaian indikator penting yang kita torehkan, hampir dalam tanda kutip tidak ada artinya bila kemudian kita tidak bisa memberikan pelayanan infrastruktur yang baik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Plt. Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga komitmen bersama.
“Mari kita bergandengan tangan, saling mengingatkan, dan saling menjaga lingkungan kita, agar berbagai catatan kelam yang pernah kita alami dapat segera berlalu dan kita melangkah menuju proses pembangunan yang lebih baik,” pungkasnya.
Rapat Paripurna kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan dan prosesi penyerahan dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban oleh Plt. Bupati Pekalongan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Rapat Paripurna diakhiri dengan acara halal bi halal Idulfitri 1447 Hijriah sebagai wujud mempererat silaturahmi dan saling memaafkan di momentum Idulfitri ini.
(HumasSetwan)